jika saja perasaan itu berbentuk, entahlah.. dia boleh mengambil bentuk apapun yang dia suka. mawar, kapas, air, balon, tebing, pantai, sayap, boneka.. atau apalah, yang penting berbentuk.
mungkin akan sangat membantu aku menjelaskan apa yang sangat ingin kujelaskan.
tentang mimpi, tentang kekecewaan, tentang kebingungan, tentang kesendirian, tentang kesedihan...
hmm,
hai perasaanku yang manis, ada apa denganmu?
sakit..
apa? apa yang sakit?
tubuhku..sakit sekali..
apa kau terluka?
ya, banyak sekali lukaku, sampai tidak pernah aku bisa menghitungnya
tenanglah, biarkan aku merawatmu. kemarilah
cobalah....
dimana? mana lukanya? kau sangat bersih, rapi, indah. kau tersenyum... tidak ada yang salah padamu. lalu kenapa kau bilang bahwa kau kesakitan?
itulah bagian yang paling menyakitkan, ketika aku merasa sangat sakit, namun bahkan kau pemiliknya pun tidak dapat melihat lukaku. semuanya memang kututup rapat-rapat, agar tak pernah menyentuh perasaan-perasaan orang lain di sekitarku.. namun aku membuat kesalahan yang paling besar, aku menutupnya terlalu rapat sampai bahkan aku sendiri tak mampu melihatnya.. sakit.. sakit sekali ketika darah darah itu mengaliri semua yang ada didalamku, tanpa mengering, tapi juga tak pernah keluar.. seandainya bisa, akan kubusukan saja darahdarah ini agar bisa lebih mudah kutemukan dengan baunya yang menyengat, lalu membuangnya jauh-jauh..
maafkan aku.
kenapa?
karena aku tidak tahu apa yang bisa aku lakukan untukmu, perasaanku yang cantik.. maaf.
tidak! apa yang kau lakukan saat ini sudah membuatku lebih baik.
oh ya? kenapa?
karena yang aku butuhkan hanya telinga untuk mendengarku. terimakasih.
-beatric
0 komentar:
Posting Komentar