Rabu, 25 Januari 2012

random


(its not about you baby, its just a random thought)

"menyedihkan ya,
saat itu kita sedang berbahagia, 
menikmati puncaknya rasa sayang.
dan diapun datang,
memohon padaku untuk bisa mengambil hatimu, kekasihku.
'aku mohon, ijinkan aku memiliki hatinya, akan aku jaga hatinya dengan seluruh hidupku' katanya,
ada siratan keseriusan yang bersinar dari mata lelakinya saat berucap.
namun, ada suatu keganjilan yang kurasakan
tentu aku tak rela memberikan separuh jiwaku ke dalam ruang hati lelaki lain.
dan saat itu, aku berpaling padamu, menatap bintang yang selalu berbinar di bola matamu.
aku melihatnya sayang,
aku melihat senyum di matamu itu tiap kau dengar namanya,
tiap dia sebut namamu,
tiap hela nafasnya, kaupun bernafas.
dan aku pun menyadarinya : kau jatuh cinta padanya.
kau tampak bahagia oleh semua yang dia lakukan untukmu.
kau mencintainya.
aku tahu.
maka, dengan sangat hati-hati , kurenggut sedikit demi sedikit jiwaku yang melekat padamu,
lalu kupercayakan bidadariku yang terindah untuknya.
di semua waktu pedihku, hanya satu yang selalu muncul di benak : 'Tuhan, jaga hatinya yang baik itu.'
lalu, aku berdiri disini sendirian, menatap indahmu dan semua tentangmu pergi bersama pelukannya.
'Semoga kau bahagia, sayang', kataku.

kau bahagia. 
caramu tersenyum,
caramu tertawa,
caramu berucap,
caramu bergerak,
sangat terlihat kau bahagia memiliki waktumu dengan orang yang kau cinta
orang yang meminta dengan sopan hatimu
hati yang selalu aku jaga sekuat tenaga.
sampai akhirnya, dia datang lagi kepadaku.
membawa hatimu.
dalam serpihan-serpihan paling kecil yang tersisa.
dia menyakiti hatimu.
dia mematahkan sayapmu.
dia menampar batinmu.
dia menciptakan darah di tiap genang air matamu untuknya.
namun satu hal yang paling menakjubkan telah dilakukan oleh bidadariku yang cantik :
kau masih mencintainya, dengan tiap serpihan-serpihan hatimu yang tersisa.
dewiku yang baik, 
ya, dewiku, hidupku, nafasku,
hatimu tidak lagi utuh.
namun tetap indah.
maafkan aku sayang,
aku telah mengijinkan hatimu terluka.
maafkan aku....

Sekarang, mari kembalilah padaku,
aku tahu kau mencintainya.
aku tahu.
namun sayang, biarkan setidaknya aku mengumpulkan serpihan-serpihan lukamu,
membalutnya?
akan disirami lagi hatimu yang telah retak itu, 
agar setidaknya ada senyum yang bersinar lagi dari bintang di bola matamu..
Aku menyayangimu dewiku, aku menyayangimu.
dengan segenap hidupku.
aku menyayangimu"


-beatric

0 komentar:

Posting Komentar

 

Blog Template by YummyLolly.com - Header made with PS brushes by gvalkyrie.deviantart.com
Sponsored by Free Web Space